Wisata Taman Penyelesaian Keluarga dalam Tibu Kuning Sekotong Lombok Barat
2 mins read

Wisata Taman Penyelesaian Keluarga dalam Tibu Kuning Sekotong Lombok Barat

Mataram – Sekotong di area Lombok, Nusa Tenggara Barat, mempunyai prospek pariwisata alam. Kawasan ini dikenal dengan keberadaan Gili Nanggu, Gili Gede, Pantai Mekaki, kemudian beberapa pantai lain yang mana berseberangan dengan Nusa Penida Bali. Tapi selain itu, Sekotong juga memiliki Bukit Tibu Kuning yang mana dikembangkan menjadi wisata taman obat keluarga. 

Bukit Tibu Kuning berada di tempat kawasan Tukad (Sungai) Gesing, Jalan Tibu Kuning Dusun Tibu Baru, Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Batu Putih merupakan desa terakhir di tempat Lombok Barat bagian selatan, berbatasan dengan segera dengan Selat Lombok juga Nusa Penida di tempat bagian barat dan juga Samudera Hindia dalam selatan. Jaraknya sekitar 63 kilometer dari Daerah Perkotaan Mataram. 

Lokasi ini juga dipilih sebagai tempat untuk penyertaan pohon yang mana dijalankan oleh Pj Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Gita Ariadi pada Selasa, 26 Desember 2023. Terdapat 1.700 batang bibit pohon nangka kemudian mangga yang mana ditanam di area lokasi ini. 

Taman Solusi Keluarga Sedin Gunung

Sebelumnya, pada Batu Putih sudah hadir Taman Solusi Keluarga (TOK) Sedin Gunung yang mana berada di tempat pinggir (sedin) gunung. Penggagasnya adalah Munajah, 58, yang tersebut sehari-hari bekerja sebagai petani. Tapi beliau juga pernah mendampingi inisiatif Bank Planet dan  World Food Programme (WFP) juga kegiatan mandiri lainnya.

Budi daya madu trigona di area Taman Solusi Keluarga Sedin Gunung, Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa, 26 Desember 2023. (TEMPO/Supriyantho Khafid)

Waktu itu sibuk dikembangkan vegetasi obat tradisional seperti sirih dan juga pohon jarak, juga buah kemudian sayuran. Setelah itu, ia ditawari Puskesmas Pelangan mengembangkan flora obat-obatan. ‘’Waktu itu ada 350 jenis tanaman. Mulai dari tumbuhan rempah-rempah juga bunga di tempat pekarangaan 20 are, sampai ada madu trigona,’’ katanya.  

Munajah menyebut,  TOK Sedin Gunung meraih juara pertama lomba pada peringatan serius Hari Bidang Kesehatan Nasional Provinsi NTB 2018. Setelah itu, taman ini banyak dikunjungi orang yang mana mencari obat-obatan. TOK Sedin Gunung juga dikunjungi peserta didik untuk praktik kerja lapangan atau KKN.

Namun, pengembangan TOK ini sempat terhalang gempa bumi 2018 juga pandemi Covid-19. Sewaktu pandemi, mereka memproduksi madu trigona juga flora obat lainnya, termasuk bunga telang yang digunakan kandungannya diklaim dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Pengunjung pun kembali ramai. Selain mencari obat-obatan, berbagai yang melakukan studi banding ke taman obat di tempat Sekotong ini. 

SUPRIYANTHO KHAFID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *