Pimpinan Daerah berharap renovasi Stadion Maguwoharjo menguatkan ikon Sleman
2 mins read

Pimpinan Daerah berharap renovasi Stadion Maguwoharjo menguatkan ikon Sleman

otoritas Daerah Sleman penting memperkuat inisiatif rehabilitasi kemudian renovasi Stadion Maguwoharjo

Sleman – Kepala Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta,  Kustini Sri Purnomo berharap wajah baru Stadion Internasional Maguwoharjo setelahnya direnovasi semakin menguatkan ikon Kota Sleman.

"Wajah baru Stadion Maguwoharjo sebagai ikon Kota Sleman ini juga dapat mengupayakan Stadion Maguwoharjo menjadi event laga tanding kegiatan olahraga nasional kemudian internasional," kata Kustini pada waktu menyaksikan penandatanganan kontrak paket pekerjaan rehabilitasi juga renovasi Stadion Maguwoharjo, Rabu.

Penandatanganan ini diadakan antara PPK Prasarana Vital II lalu BPB Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi DIY di dalam Ruang Rapat Balai Prasarana Permukiman Wilayah DIY pada Pusat Kota Yogyakarta.

Kustini menyambut baik kerja sejenis dengan Kementerian PUPR yang dimaksud telah lama mengalokasikan anggaran kemudian paket pekerjaan renovasi juga rehabilitasi Stadion Maguwoharjo.

"Pemerintah Wilayah Sleman kritis menyokong acara rehabilitasi kemudian renovasi Stadion Maguwoharjo," katanya.

Ia mengatakan, dengan adanya renovasi juga rehabilitasi ini, semakin menguatkan komitmen Pemkab Sleman pada mengembangkan olahraga pada Daerah Sleman.

"Harapannya pasca direnovasi, Stadion Maguwoharjo ini semakin baik, semakin megah, kemudian menjadi kebanggaan Wilayah Sleman juga menggalang upaya penyelenggaraan olahraga di tempat Daerah Sleman lalu sekitarnya," katanya.

pemerintahan Wilayah Sleman menerima paket pekerjaan tahun jamak dengan anggaran sebesar Rp124 miliar.

Realisasi kontrak ini dilaksanakan untuk rehabilitas serta renovasi Stadion Maguwoharjo. Pengerjaan ditargetkan berjalan selama 300 hari kalender, terhitung mulai dari 27 Desember 2023 hingga 21 Oktober 2024.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah DIY Noegraha Laksana mengungkapkan pascatragedi kericuhan di area Stadion Kanjuruhan pada Oktober 2022, Presiden RI memberikan instruksi dengan segera untuk Kementerian PUPR agar melakukan evaluasi seluruh stadion untuk mengantisipasi kejadian sejenis terjadi kembali.

"Mudah-mudahan 10 bulan pelaksanaan kontrak ini bisa saja diselesaikan oleh kontraktor pelaksanaan dengan lancar, sehingga hasil yang didapat dapat sesuai dengan harapan kita," katanya.

Noegraha menambahkan, kriteria stadion-stadion yang dimaksud mendapat evaluasi di dalam antaranya adalah stadion yang digunakan menjadi lokasi pertandingan liga 1 kemudian 2 Indonesia, baik yang tersebut digunakan sebagai lokasi pertandingan maupun tempat latihan.

"Kemudian stadion yang miliki risiko tinggi serta stadion mempunyai kapasitas yang digunakan besar," katanya.

Renovasi Stadion Maguwoharjo Sleman ini dengan penyedia jasa Konsultan Manajemen Konstruksi PT Amsecon Berlian Sejahtera KSO PT Multi Citra Graha lalu penyedia jasa kontraktor pelaksana adalah PT Karuniaguna Intisemesta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *