4 Teknik Dasar Bulu Tangkis
3 mins read

4 Teknik Dasar Bulu Tangkis

Selain sepak bola, badminton menjadi salah satu cabang olahraga yang memiliki banyak penggemar di Indonesia.

Ada banyak manfaat bermain badminton, salah satunya adalah adalah meningkatkan mobilitas.

Seiring bertambahnya usia, mobilitas menjadi terbatas, tetapi tetap aktif membantu mencegah masalah ini. Menjaga dan melumasi sendi, mencegah artritis dan kondisi serupa berkembang.

Nah, untuk bermain bulu tangkis ada beberapa teknik dasar yang harus kamu kuasai. Lantas, apa saja teknik dasar bulu tangkis? Untuk lebih jelasnya yuk kita simak ulasan selengkapnya berikut ini!

  1. Teknik dasar bulu tangkis dalam memegang raket

Memiliki pegangan atau grip yang tepat dalam olahraga bulu tangkis sangatlah penting. Pasalnya, dengan genggaman yang benar memungkinkan kamu untuk memiliki kontrol lebih dan mengarahkan tembakan ke titik yang diinginkan.

Ada banyak variasi grip yang bisa kamu gunakan, antara lain:

  • Forehand grip

Cara forehand grip ini layaknya menjabat tangan orang, baik dalam cara memegang raket, maupun seberapa erat kamu memegangnya.

  • Backhand grip

Cara memegang raket selanjutnya adalah backhand grip.

Untuk memegang raket dengan variasi grip ini, pertama-tama peganglah raket dengan forehand grip. Lalu kamu cukup memutar ibu jari ke atas, sehingga posisinya rata pada pegangan, bukan di sepanjang tepinya.

  • Universal grip

Universal grip adalah jenis backhand grip di mana ibu jari kamu berada di tepi permukaan pegangan yang lebih gemuk.

  • Panhandle grip

Panhandle grip adalah jenis grip di mana ibu jari dan jarimu mencubit bagian atas raket, untuk melakukan tap atau net-kill pada kok yang masuk.

  1. Sikap atau Posisi Tubuh (Stance)

Perlu diketahui bahwa sikap atau posisi tubuh juga menentukan strategi permainan bulu tangkismu, baik itu sebagai pemukul pertama maupun pemukul balasan. Stance yang benar akan memudahkan gerakan dan kelihaian tubuhmu dalam bermain bulu tangkis.

Biasanya, dikenal tiga sikap bermain badminton, yakni posisi menyerang, posisi bertahan, dan posisi melawan/membalikkan netting.

  • Posisi Menyerang (Attacking Stance)

Gerakkan tubuhmu ke dekat garis-garis lapangan atau area serang dan lebarkan kuda-kuda kakimu, jika untuk menerapkan posisi menyerang,.

Kemudian, angkat kedua lenganmu untuk menyiapkan kekuatan dan daya pukul.

  • Posisi Bertahan (Defensive Stance)

Sedangkan jika posisi bertahan, kamu harus mengarahkan tubuhmu menghadap net dan memosisikan raket di depan pinggang atau perut.

  • Posisi Melawan/Membalikkan Netting (Net Stance)

Posisi ini biasanya dilakukan ketika lawan terlihat ingin melakukan netting. Untuk mengantisipasi netting, kamu harus berada di dekat net.

Setelah itu, raket perlu diposisikan di depan tubuhmu, sementara tubuhmu dimajukan sedikit agar kamu siap melakukan lompatan ke depan.

  1. Servis (Serve)

Servis yang baik akan memberimu poin dan beberapa keuntungan selama permainan.

Ada dua jenis servis dalam bulu tangkis, yaitu:

  • Servis atas (high serve): Pukulan servis dengan memukul kok yang dilambungkan tinggi ke atas bahu atau kepala.
  • Servis bawah (low serve): Servis bawah dengan memukul kok yang posisinya di bawah bahu atau dada.
  1. Gerak Kaki (Footwork)

Dalam permainan badminton, gerakan kaki pun perlu untuk diatur. Ada empat tips yang dapat kamu lakukan agar pergerakan bermainmu optimal.

Pertama, pastikan base atau starting point kamu. Kedua, mundurlah maksimal tiga langkah jika perlu mundur.

Ketiga, bergerak ke kanan-kirilah maksimal satu langkah bila diperlukan. Keempat, kamu hanya boleh maju maksimal tiga langkah jika harus maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *